Melihat Jutaan Bunga Sakura Bermekaran di Kota Yoshino, Nara

0
249
Jw Webmagazineorg
jw-webmagazine.com

Spesial.net – Julukan negeri sakura tidak berlebihan jika anda berkunjung ke kota Yoshino. Kota seluas 95,65 kilometer persegi ini memiliki ribuan pohon sakura di dalam hutannya. Kota yang berada di kawasan pegunungan ini dialiri oleh sungai Yoshino yang mengalir dari danau Tsuburo. Kekayaan bunga sakura di daerah ini mengundang banyak sastrawan ke daerah ini untuk mendapatkan inspirasi, seperti Chiyo dan Uejima Onitsura. Jajaran pohon sakura ini tumbuh mengikuti kontur berbeda sehingga saat musim semi tiba, bunga sakura akan bermekaran dengan memunculkan gradasi warna yang indah. Letak pertumbuhan pohon sakura ini dibagi empat tempat, yaitu Shimosenbon, Nakasenbon, Kamisenbon, dan Okusenbon. Bunga sakura akan mulai mekar dari pohon yang terletak di bagian hilir hingga yang terletak di bagian hulu dan terus bermekaran hingga seisi gunung mekar. Dan biasanya pada tanggal 10 sampai 12 April selalu diadakan festival Hanakueshiki saat bunga sakura bermekaran.

 

Akses menuju gunung Yoshino

Pertama akses menuju stasiun Kintetsu Yoshino dari kota terdekat

Dari Osaka: Berangkat menggunakan kereta dari Osaka menuju stasiun Abenobashi, pilih jalur kereta Kintetsu Minami Osaka menuju Stasiun Yoshino. Estimasi waktu tempuh sekitar 1 jam hingga 1 jam 30 menit.

Dari Kyoto: Dari stasiun Kyoto menuju stasiun Kashiharajingu-mae, pilih jalur Kintetsu Kyoto dan transit, beralih ke jalur Kintetsu Yoshino yang mengarah ke stasiun Yoshino. Estimasi waktu yang ditempuh sekitar 1 jam 40 menit.

BACA JUGA:  Berkenalan dengan Perfektur Putih di Jepang, Hokkaido

Dari Nagoya: Dari stasiun Kintetsu Nagoya, ambil Kintetsu Meihan Limited Express (Ko-Tokkyu) menuju stasiun Yamato-yagi dan transit, beralih mengambil jalur Kintetsu Kashihara menuju stasiun Kashiharajingu-mae. Dan transit sekali lagi menggunakan jalur Kintetsu Yoshino menuju stasiun Yoshino. Estimasi waktu tempuh sekitar 2 jam 40 menit.

Kedua, lanjutkan dari stasiun Yoshino menuju stasiun Yoshinoyama

Pergi menuju stasiun Senbonguchi menggunakan kereta kabel Yoshino. Waktu yang ditempuh sekitar 3 menit.

 

Setelah sampai di gunung Yoshino, anda dapat melanjutkan perjalanan menuju hutan lebih dalam. Anda dapat mengambil rute ke area Nakasenbon atau dapat langsung mengambil rute ke area Kamisenbon. Setelah mengikuti rute jalan menuju puncak, anda akan tiba di spot tertinggi yang biasa dikenal sebagai Hanayakura Lookout.

Di sekitar Hanayakura Lookout terdapat kuil Yoshino Mikumari-jinja yang dinobatkan sebagai warisan kekayaan dunia. Kuil ini sangat tua, dikatakan tempat bermukim Dewa Anak-anak, yang dimana biasa didatangi oleh orang-orang yang ingin membesarkan anak yang baik. Kuil ini semakin indah dengan bunga sakura yang bermekaran di sekitaran kuil.

Setelah mengunjungi kuil Yoshino Mikumari-jinja, anda dapat melanjutkan perjalanan menuju kuil selanjutnya yang masuk ke dalam warisan kekayaan dunia juga, yaitu kuil Kimpu-jinja. Setelah melewati beberapa menit perjalanan, anda akan tiba di area Okusenbon.

Setelah tiba dan beristirahat di kuil Kimpu-jinja. Anda dapat melanjutkan perjalanan menuju ke dalam hutan cedar, hingga sampai ke dalam gunung Yoshino. Disinilah tempat pertapaan seorang petapa terkenal, Saigyo. Saigyo membuat puisi berisikan, “Aku sangat mencintai bunga sakura yang mekar, dan aku ingin mati di mati di dalamnya. Dan di sekitar situ terdapat kolam air panas Kokeshimizu. Dan perlu diingat, untuk menikmati bunga sakura ini setelah akhir bulan April. Setelah selesai, saat kembali anda akan melewati gerbang Kane no Torii. Suasana bunga Sakura yang bermekaran ini terasa seperti mimpi, seolah-olah tempat ini berada di antara alam kehidupan dan alam kematian.

BACA JUGA:  Wisata Air Panas di Desa Totsukawa Perfektur Nara Jepang

 

 

PENULIS               : Feila Tan

EDITOR                 : Nuri Ramadhan

SUMBER                : wikipedia.com, japan-magazine.jnto.go.jp

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here