Wisata ke Jepang: Gedung Tamu Kehormatan Akasaka Palace di Tokyo

0
262
Geihinkangojp
Geihinkangojp

Spesial.net – Gedung Akasaka Palace berlokasi di distrik Akasaka yang berada di pusat kota. Pada awalnya gedung ini adalah gedung untuk menyambut tamu kehormatan semenjak tahun 1974 di kota Tokyo. Tetapi, sekarang gedung ini dibuka untuk umum yang ingin melihat-lihat bangunan dengan arsitektural bersejarah.

 

Gedung Akasaka Palace, Sebuah Gedung dengan Arsitektural Campuran Desain Neo-Baroque dan Jepang

Gedung Akasaka Palace ini selesai dibangun pada tahun 1909 dan dirancang oleh arsitektur dan seniman lokal. Semua bahan-bahan dan alat-alat pembuatan gedung ini kebanyakan diimpor dari negara Jerman dan Perancis bahkan alat seperti generator listrik juga diimpor dari luar. Dengan bertambahnya tamu-tamu kehormatan setelah diumumkannya kota Tokyo menjadi tuan tamu Olimpiade tahun 1964, maka diputuskan Akasaka Palace ini diubah menjadi gedung untuk menyambut tamu kenegaraan yang baru. Meskipun gedung ini memiliki desain cenderung mirip dengan model Neo-Baroque tetapi ditambahkan unsur ke-Jepang-an, mulai dengan desain atapnya dibuatkan patung pakaian perang samurai. Semenjak diresmikan tahun 1974, gedung ini menjadi fasilitas memperkenalkan budaya Jepang kepada tamu-tamu kenegaraan.

Mainichijp
mainichi.jp

Gedung Akasaka Palace ini adalah gedung kenegaraan pertama yang dibangun setelah era Meiji pada tahun 1868 dan dinobatkan sebagai kekayaan nasional. Gedung ini mulai dibuka untuk publik semenjang bulan April 2016, memungkinkan masyarakat umum dapat melihat-lihat keindahan arsitektur gedung ini.

BACA JUGA:  Kilauan Indah Pemandangan Air Mancur Jembatan Suroboyo

 

Yushintei, Sebuah Gedung dengan Kearifan Jepang

Yushintei merupakan salah satu gedung dengan kearifan Jepang yang dibangun oleh pengrajin terbaik saat masa renovasi gedung kenegeraan ini. Gedung ini didesain oleh desainer ternama, Yoshiro Taniguchi yang juga mendesain gedung Crown Princes’ Palace (Togu Gosho) dan National Museum of Modern Art di kota Tokyo. Gedung Yushintei ini memiliki luas 1.700 m2, yang merupakan gedung untuk makan malam dan upacara minum teh. Dan tentu saja gedung ini dibuka untuk umum juga.

Wikipediaorg
wikipedia.org

Setelah menyusuri kolam ikan yang luas, anda akan melihat sebuah pohon bonsai berumur sekitar seratus tahun di depan pintu masuk. Selain pohon bonsai ini, banyak juga pohon-pohon yang ditanam oleh para tamu kenegaraan sebelumnya, termasuk pohon Ek (Oak tree) hasil pemberian Ratu Elizabeth II. Dan batu-batu di sekitaran gedung merupakan batu-batu asli dari Jepang, memberikan kesan gedung bernuansa tradisional juga.

Setelah para tamu memasuki lobi, akan melewati aula besar, dan langsung menuju ruang utama yang merupakan ruang makan sekaligus ruang minum teh. Dari ruangan ini juga terlihat perkebunan indah di sekitar. Mantan Perdana Menteri Inggris, Margareth Thatcher pernah memberi makan ikan koki di kolam ini dan momen ini didokumentasikan dan dipajang di ruang ini.

Gedung Yushintei dan Akasaka Palace ini sangat baik untuk pusat hubungan diplomasi dan sering dijadikan pusat kunjungan para tamu kenegaraan. Para tamu akan merasakan nuansa tradisional dan budaya Jepang serta merasakan nuansa sejarah Jepang. Akasaka Palace dibuka untuk umum sepanjang tahun kecuali jika ada acara kenegaraan. Maka dari itu, anda lebih baik cek jadwal sebelum berkunjung.

BACA JUGA:  5 Tempat Wisata Selfie Unik di Bandung untuk Anda yang Berbudget Terbatas

Permohonan kunjungan ke gedung Akasaka Palace ini bisa anda akses via situs . Dan juga gedung ini ditutup pada hari Rabu dan jika ada jadwal tak terduga seperti disebutkan sebelumnya. Nah, apakah anda tertarik untuk berkunjung ke salah satu gedung bersejarah di Jepang ini? Ayo rasakan nuansa asli tradisional Jepang di pusat ibukota Jepang ini.

 

SUMBER              : japan-magazine.jnto.go.jp/Akasaka Palace

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here