Tips Diet Untuk Mengurangi Resiko Kanker Serviks

0
235
Awareness Cancer Design 579474
Awareness Cancer Design 579474

SPESIAL.NET – Tips Diet Untuk Mengurangi Resiko Kanker Serviks. Makan berbagai buah dan sayuran ternyata dapat membantu melindungi Anda dari kanker serviks. Sebagian besar kasus kanker serviks disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV). Para ahli percaya bahwa diet tinggi antioksidan, karotenoid, flavonoid, dan folat yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran dapat membantu tubuh melawan infeksi HPV dan mencegah infeksi HPV dari mengubah sel-sel serviks menjadi kanker.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Cancer Research menemukan bahwa wanita yang tes darahnya menunjukkan tingkat tingginya senyawa kimia tertentu – menunjukkan diet yang kaya buah-buahan dan sayuran – mampu membersihkan infeksi HPV mereka lebih cepat daripada rekan-rekan mereka yang tidak mengonsumsi buah dan sayuran.

Memerangi Kanker Serviks Dengan Diet

Banyak penelitian yang menunjukkan hubungan terkait diet dan kanker. Mengonsumsi makanan seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian merupakan salah satu cara untuk memerangi kanker serviks. Anda dapat menemukan cara untuk memasukkan makanan ini ke dalam menu diet Anda sehari-hari.

Berikut ini contoh menu diet untuk Anda yang ingin memerangi kanker serviks:

  • Sarapan: jus jeruk, blewah, yogurt, dan granola
  • Makan siang: sandwich sayuran dengan paprika merah, wortel, jamur, dan zucchini
  • Makan malam: salad, pasta gandum dengan bayam, kacang-kacangan, ayam, dan tomat

Flavonoid untuk Mengurangi Risiko Kanker Serviks

BACA JUGA:  Makanan Super Sehat Namun Mudah Didapat Ini Ternyata Dapat Membantu Menurunkan Berat Badan

Flavonoid adalah senyawa kimia dalam buah dan sayuran yang dianggap sebagai sumber perlindungan utama terhadap kanker. Beberapa contoh makanan kaya flavonoid yang perlu dipertimbangkan untuk ditambahkan ke dalam menu diet Anda di antaranya adalah apel, asparagus, kacang hitam, brokoli, kubis, bawang putih, selada, kedelai, dan bayam.

Folat sebagai Penurun Risiko Kanker Serviks

Studi menunjukkan bahwa makanan yang kaya folat (vitamin B yang larut dalam air) mengurangi risiko kanker serviks. Ada kemungkinan bahwa folat membantu tubuh menghentikan infeksi HPV untuk kembali, yang mengurangi risiko kanker. Makanan yang kaya folat di antaranya adalah alpukat, buncis, sereal, roti, kacang-kacangan, jus jeruk, selada, dan stroberi.

Karoten dalam Diet Kanker Serviks

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa karotenoid, sumber vitamin A, juga membantu dalam mencegah risiko kanker serviks. Selain buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan pada daftar di atas, Anda juga bisa memasukkan makanan berwarna oranye seperti wortel, ubi, dan labu ke dalam menu makanan Anda sehari-hari. Wortel ternyata bukan hanya bagus untuk kesehatan mata. Anda dapat memakannya mentah, memasaknya dalam rebusan, atau menjadikan wortel sebagai bagian dari salad. Selain mudah didapat, sayuran ini juga memiliki harga yang relatif murah.

Teh Hijau yang Kaya Antioksidan

Teh hijau adalah minuman populer yang juga terkenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Salah satu alasannya adalah kandungan antioksidan dalam teh hijau. Teh hijau mengandung polifenol yang merupakan jenis antioksidan spesifik yang membantu mencegah pembelahan dan penggandaan sel kanker. Teh hijau dapat dikonsumsi kapan saja sepanjang hari, jadi pastikan Anda sudah cukup makan di rumah.

BACA JUGA:  5 Alasan Pentingnya Sarapan Pagi Bagi Tubuh

Diet tinggi buah dan sayuran dapat menjadi salah satu solusi bagi Anda yang ingin memulai pola hidup sehat. Selain dapat menurunkan risiko penyakit kanker serviks, mengonsumsi buah dan sayur juga baik untuk kesehatan dan bisa membantu menurunkan berat badan Anda.

Pola hidup sehat untuk mengurangi risiko terkena kanker serviks harus juga mencakup melakukan pap smear secara rutin untuk menyaring perubahan sel awal, mendapatkan vaksinasi terhadap HPV, dan juga tidak merokok.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here