Belajar Melukis Batik di Rumah Batik Jawa Timur

0
313
Tripadvisorcoid
tripadvisor.co.id

Spesial.net – Kain batik sudah menjadi tren di Nusantara terutama setelah disahkan sebagai warisan budaya oleh UNESCO pada tahun 2009. Berbagai macam hasil kerajinan dari batik pun berhasil dibuat dan diperkenalkan di mata dunia, baik itu gaun, kemeja, dompet dan lain semacamnya. Dan anda sebagai penikmat batik sejati sudah seharusnya mengunjungi satu tempat ini dimana koleksi berbagai macam batik bisa ditemukan, yaitu Rumah Batik Jawa Timur di kota Surabaya.

Rumah batik yang berlokasi di jalan Tambak Dukuh ini mengoleksi berbagai macam batik di daerah Jawa Timur, seperti Bangkalan, Sumenep, Surabaya, Sidoarjo dan lainnya. Tentunya setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri pada motif batik.

Keberadaan rumah batik ini diprakasai oleh seorang pengrajin batik asal Pamengkasan, Madura, yaitu Faiqah Ismail. Sejak tahun 2004, beliau mengubah rumahnya menjadi semacam museum khusus batik khas Jawa Timur. Ini merupakan sebuah dedikasi besar bagi budaya nasional. Disini anda bisa melihat berbagai macam corak batik, bahkan ada sekitar dua ribu lembar batik. Batik tidak hanya dilukis di atas satu jenis kain, ada jenis kain lain seperti primis, prima (santio), sutra, sarimpit dan prishmina. Selain kain batik ada juga sarung batik, selendang batik dan pakaian sudah jadi. Semakin banyak minat pengunjung membuat rumah batik ini dialihkan ke jalan Margorejo. Jam operasional tempat ini mulai dari pukul 8 pagi hingga 8 malam di hari kerja sedangkan untuk akhir pekan hanya sampai pukul 7 malam saja. Kemudian, kursus pembuatan batik hanya dibuka dari pukul 10 pagi hingga 7 malam dengan jam istirahat pukul 12 siang sampai 1 siang.

BACA JUGA:  10 Ide DIY Menjaga Kebersihan Kamar Tidur Sempit

Rumah batik ini berhasil memecahkan rekor MURI yaitu dengan membuat batik logo kota Surabaya terbesar. Selain itu juga, demi melebarkan sayap memperkenalkan batik Jawa Timur, rumah batik ini sering menghadiri berbagai macam pameran yang berujung pada peningkatan pendapatan daerah dan pelestarian budaya batik itu sendiri agar tidak dicuri atau diakui oleh negara lain.

Berikut beberapa ciri khas batik di setiap daerah di Jawa Timur.

  1. Batik Madura
    Batik Madura menggunakan pewarna alami sehingga warnanya cukup mencolok. Selain warna yang mencolok, seperti kuning, merah atau hijau, batik Madura juga memiliki perbendaharaan motif yang beragam. Misalnya, pucuk tombak, belah ketupat, dan rajut. Bahkan, ada sejumlah motif mengangkat aneka flora dan fauna.
BatikMadura
ragamkaryabatikindonesia.blogspot.com – Batik Madura
  1. Batik Pacitan
    Batik tulis khas pacitan tergolong jenis klasik seperti Motif Sidomulyo, Sekar Jagat, Semen Romodan Kembang-Kembang.
BatikPacitan
ragamkaryabatikindonesia.blogspot.com – Batik Pacitan
  1. Batik Sidoarjo
    Sidoarjo juga punya Kampoeng batik dengan nama Batik Jetis, Kampoeng ini memproduksi batik tulis dengan motif yang khas dari Sidoarjo. Motif kain batik asal Jetis didominasi flora dan fauna khas Sidoarjo yang memiliki warna-warna cerah, merah, hijau, kuning, dan hitam. Motifnya juga motif kuno, tidak banyak perubahan dari motif yang dulu dipakai oleh para pendahulu. Ada abangan dan ijo-ijoan (gaya Madura), motif beras kutah, motif krubutan (campur-campur) lalu ada motif burung merak, dan motif-motif lainnya.
BACA JUGA:  Mencoba Kuliner Hot Mie Pecun, Mie Super Pedas Ala Kota Surabaya
BatikSidoarjo
ragamkaryabatikindonesia.blogspot.com – Batik Sidoarjo
  1. Batik Tuban
    Batik Tuban merupakan batik yang paling khas di Jawa Timur, Kenapa? karena proses pembatikannya dimulai dari bahan kain yang digunakan untuk membatik dipintal langsung dari kapas. Jadi gulungan kapas dipintal menjadi benang, lalu ditenun, dan setelah jadi selembar kain lalu dibatik. Batik ini kemudian disebut Batik Gedog.
BATIKTuban
ragamkaryabatikindonesia.blogspot.com – Batik Tuban
  1. Batik Banyuwangi

Tak banyak orang yang tahu, bahwa sejatinya Banyuwangi merupakan salah satu daerah asal batik di Nusantara. Jenis-jenis batik Banyuwangi itu salah satunya antara lain: Gajah Oling; Kangkung Setingkes; Alas Kobong; Paras Gempal; Kopi Pecah, dan lain-lain.
Semua nama motif dari batik asli Bumi blambangan ini ternyata banyak dipengaruhi oleh kondisi alam. Misalnya, Batik Gajah Oling yang cukup dikenal itu, motifnya berupa hewan seperti belut yang ukurannya cukup besar.

BatikBanyuwangi
ragamkaryabatikindonesia.blogspot.com – Batik Banyuwangi
  1. Batik Mojokerto

Batik Mojokerto merupakan sebuah budaya kerajinan batik yang sejarahnya berkembang dengan masa kejayaan Kerajaan Majapahit. Keunikan batik Mojokerto adalah pada nama-nama coraknya yang sangat asing dan aneh di telinga sebagian orang. Misalnya gedeg rubuh, matahari, mrico bolong, pring sedapur, grinsing, atau surya majapait. Batik Mojokerto kini memiliki 6 motif yang telah dipatenkan, yakni pring sedapur, mrico bolong, sisik gringsing, koro renteng, rawan indek dan matahari.

BatikMojokerto
ragamkaryabatikindonesia.blogspot.com – Batik Mojokerto
  1. Batik Ponorogo

Batik Ponorogo terkenal dengan motif meraknya yang diilhami dari kesenian reog yang menjadi ikon di daerah ini. Hingga kini paling tidak sudah 25 corak batik Ponorogo diciptakan. Motif batik lainnya antara lain merak tarung, merak romantis, sekar jagad, dan batik reog.

BACA JUGA:  Bukan Hanya Bali, 5 Destinasi Wisata di Indonesia Ini Bisa Membuat Anda Terpukau
BatikPonorogo
ragamkaryabatikindonesia.blogspot.com – Batik Ponorogo

==

==

SUMBER: ragamkaryabatikindonesia.blogspot.com, wisatajatim.info

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here