Slow-Carb Diet, Metode Diet yang Dapat Menurunkan Berat Badan Secara Cepat

0
217
I Yunmai 617618 Unsplash
I Yunmai 617618 Unsplash

SPESIAL.NET – Slow-Carb Diet, Metode Diet yang Dapat Menurunkan Berat Badan Secara Cepat. Slow-carb diet dicetuskan pada tahun 2010 oleh Timothy Ferriss, penulis buku The 4 Hour Body. Ferriss mengklaim bahwa diet ini efektif untuk menurunkan berat badan secara cepat. Seperti diet ketogenic, slow-carb diet ini juga menitikberatkan pada konsumsi karbohidrat yang rendah. Ada lima aturan untuk menjalankan diet ini. Secara umum, Anda harus membatasi mengonsumsi jenis makanan tertentu selama enam hari berturut-turut. Berikut ini adalah hal-hal yang harus Anda ketahui sebelum mulai menjalankan slow-carb diet.

Apa Itu Slow-Carb Diet?

Slow-carb diet memiliki lima aturan yang pada dasarnya terbilang cukup mudah untuk diikuti. Saat sedang menjalankan diet ini, Anda hanya bisa makan dari daftar makanan yang diizinkan selama enam hari berturut-turut. Kemudian, Anda memiliki satu hari per minggu untuk mengonsumsi apa pun yang diinginkan. Selama hari-hari diet, Anda harus membatasi diri untuk makan empat kali sehari dan menghindari konsumsi karbohidrat, buah-buahan atau minuman berkalori tinggi. Anda hanya dapat memasukkan lima kelompok makanan utama yaitu protein hewani, sayuran, kacang-kacangan, lemak, dan rempah-rempah. Selain itu, metode diet ini juga menyarankan Anda mengonsumsi suplemen makanan untuk membantu meningkatkan proses penurunan berat badan. Namun, ini tidak wajib.

Seperti halnya diet ketogenic, slow-carb diet memiliki prinsip bahwa makan banyak protein dan sangat sedikit karbohidrat dapat membantu penurunan berat badan dengan meningkatkan pemecahan lemak untuk energi, meningkatkan perasaan kenyang dan mengurangi simpanan lemak.

BACA JUGA:  Morning Banana Diet, Cara yang Menyenangkan Untuk Menurunkan Berat Badan

Aturan Slow-Carb Diet

Slow-carb diet didasarkan pada lima aturan sederhana.

Aturan 1: Hindari Karbohidrat

Diet ini mengharuskan Anda menghindari karbohidrat. Ini termasuk semua jenis karbohidrat olahan yang terbuat dari tepung olahan seperti pasta, roti, dan sereal. Alasannya, karbohidrat sederhana cepat diubah menjadi gula dan diserap tubuh. Sehingga membuat lonjakan gula darah dan memicu penimbunan lemak. Namun, ada pengecualian untuk mereka yang melakukan olahraga berat. Tubuh butuh glukosa untuk mengganti energi yang hilang saat workout. Sehingga, ada baiknya mengonsumsi makanan tersebut dalam kurun waktu 30 menit setelah latihan dan dalam porsi kecil.

Aturan 2: Mengonsumsi Makanan yang Sama Berulang Kali

Salah satu kunci sukses menjalanakan diet ini adalah mengonsumsi sejumlah makanan secara berulang. Ada baiknya Anda memiliki beberapa menu andalan yang bisa dikonsumsi secara teratur. Anda bisa mix and match menu makanan yang diizinkan untuk dikonsumsi agar gizinya seimbang. Buat jadwal makan dengan menu-menu tersebut dan konsisten menjalaninya.

Aturan 3: Hindari Minuman Berkalori Tinggi

Diet ini merekomendasikan Anda untuk minum banyak air mineral sepanjang hari. Minuman lain yang boleh diminum di antaranya teh atau kopi tanpa gula. Dasar dari aturan ini adalah bahwa minuman berkalori tinggi mengandung banyak gula, yang merupakan salah satu faktor kenaikan berat badan.

Aturan 4: Jangan Makan Buah

Meskipun buah-buahan secara teknis merupakan bagian dari menu diet seimbang, slow-carb diet menunjukkan bahwa buah-buahan tidak membantu ketika Anda mencoba menurunkan berat badan. Gagasan ini didasarkan pada fakta bahwa fruktosa, gula dalam buah-buahan, dapat meningkatkan kadar lemak darah dan mengurangi kapasitas pembakaran lemak. Untuk memenuhi kebutuhan serat dalam tubuh, Anda dapat menggantinya dengan mengonsumsi sayuran.

BACA JUGA:  Tak Hanya Baik Untuk Kesehatan Mata, Wortel Ternyata Bisa Menurunkan Berat Badan

Aturan 5: Cheating Day Satu Hari dalam Seminggu

Metode slow-carb diet mengizinkan Anda untuk melakukan cheating day selama satu hari dalam seminggu. Anda bebas untuk makan apapun yang diinginkan. Pada saat cheating day, Anda tidak harus mengikuti aturan untuk membatasi karbohidrat, buah-buahan, dan minum minuman manis.

Daftar Makanan yang Dianjurkan

  • Protein hewani: telur, dada atau paha ayam, daging sapi, ikan
  • Kacang-kacangan: kacang hitam, kacang pinto, kacang merah, kedelai
  • Sayuran: bayam, brokoli, kubis Brussel, kembang kol, kangkung, asparagus, kacang polong, kacang hijau
  • Lemak: mentega, minyak zaitun, minyak biji anggur atau macadamia, krimer bebas susu (1-2 sendok teh per hari)
  • Rempah-rempah

Kunci utama suksesnya menurunkan berat badan adalah konsisten dalam menjalankan diet. Sebelum memulai diet, Anda harus memastikan bahwa metode ini cocok untuk Anda. Jika masih ragu, Anda dapat mengonsultasikannya terlebih dahulu ke dokter atau ahli gizi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here