6 Alasan Berat Badan Anda Tidak Turun Ketika Menjalankan Diet Rendah Karbohidrat

0
217
Rawpixel 804785 Unsplash
Rawpixel 804785 Unsplash

SPESIAL.NET – 6 Alasan Berat Badan Anda Tidak Turun Ketika Menjalankan Diet Rendah Karbohidrat. Fakta ilmiah mengemukakan bahwa diet rendah karbohidrat terbilang efektif untuk menurunkan berat badan. Namun, ada beberapa orang yang berhenti melanjutkan program dietnya karena merasa tidak ada perubahan yang terjadi pada berat badannya.

Berikut adalah 6 alasan mengapa Anda tidak kehilangan berat badan ketika menjalankan diet rendah karbohidrat.

  1. Anda tidak menyadari hilangnya lemak dalam tubuh

Penurunan berat badan bukanlah proses linier. Jika Anda menimbang diri sendiri setiap hari, akan ada hari-hari ketika timbangan turun dan hari-hari lain ketika naik. Itu tidak berarti bahwa diet yang Anda jalankan gagal.

Banyak orang kehilangan banyak berat badan pada minggu pertama dengan diet rendah karbohidrat, tetapi sebagian besar adalah berat air. Penurunan berat badan akan melambat secara signifikan setelah fase awal ini. Selain itu, saat Anda sedang melakukan program diet, Anda mungkin akan menambah massa otot dikarenakan olahraga yang Anda jalani.

Jangan jadikan skala pada angka timbangan sebagai patokan utama Anda. Anda bisa mengukur lingkar pinggang untuk melihat perubahan ukuran tubuh.

  1. Anda tidak cukup banyak mengurangi konsumsi karbohidrat

Beberapa orang lebih sensitif terhadap karbohidrat daripada yang lain. Jika Anda mengonsumsi karbohidrat tetapi berat badan Anda malah naik, Anda mungkin harus mengurangi karbohidrat lebih tinggi. Jika demikian, cobalah konsumsi karbohidrat di bawah  50 gram per hari. Jika masih tidak berhasil, kurangi lagi konsumsi karbohidrat menjadi 20 gram.

  1. Anda mengalami stres
BACA JUGA:  Inilah yang Terjadi Pada Tubuh Ketika Berhenti Mengonsumsi Gula

Untuk menurunkan berat badan, mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga saja tidaklah cukup. Anda perlu memastikan bahwa tubuh Anda berfungsi optimal dan hormonal Anda dalam kondisi stabil.

Jika Anda mengalami stres, hormon kortisol dalam tubuh akan meningkat. Tingkat kortisol yang meningkat secara signifikan dapat meningkatkan rasa lapar dan mengidam makanan yang tidak sehat. Untuk mengurangi stres, Anda dapat mencoba latihan meditasi atau yoga.

  1. Makanan yang dikonsumsi kurang bernutrisi

Saat sedang menjalankan diet rendah karbohidrat, Anda harus mengganti karbohidrat dengan makanan lain yang bergizi. Buang semua produk rendah karbohidrat olahan yang mengandung label “diet” atau “rendah kalori” karena makanan tersebut tidak baik untuk kesehatan Anda. Konsumsi daging, ikan, telur, sayuran, dan lemak sehat jika Anda ingin menurunkan berat badan. Penting juga untuk makan cukup lemak. Jika Anda mencoba mengurangi karbohidrat dan lemak pada saat bersamaan, Anda akan kelaparan dan lemas. Selain itu, pastikan juga Anda mengonsumsi protein dalam jumlah yang cukup untuk kebutuhan tubuh.

  1. Terlalu banyak mengonsumsi kacang-kacangan

Sudah tidak perlu diragukan lagi bahwa kacang-kacangan sangat baik untuk kesehatan dan dapat menurunkan berat badan. Kacang-kacangan juga memiliki kandungan lemak yang tinggi, misalnya kacang almond yang sekitar 70% kalorinya berasal dari lemak yang sehat.

Namun, Anda biasanya tanpa sadar mengonsumsi banyak kacang-kacangan karena merasa tidak kenyang. Jika Anda mengemil kacang setiap hari, maka kemungkinan Anda mengonsumsi terlalu banyak kalori.

  1. Kualitas tidur kurang baik
BACA JUGA:  Makan Pizza Ketika Sedang Diet? Kenapa Tidak?

Tidur sangat penting untuk kesehatan tubuh, dan penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur berkorelasi dengan penambahan berat badan dan obesitas. Kurang tidur bisa membuat Anda merasa lebih lapar, juga akan membuat Anda lelah untuk berolahraga dan menjalankan program diet. Anda tidak akan mendapatkan hasil yang optimal jika kualitas tidur Anda kurang baik, sekalipun Anda rajin berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat.

Beberapa tips untuk meningkatkan kualitas tidur:

  • Hindari mengonsumsi kafein setelah jam 2 siang
  • Matikan lampu saat akan tidur
  • Hindari latihan fisik dalam beberapa jam terakhir sebelum tidur
  • Lakukan sesuatu yang santai sebelum tidur, seperti membaca
  • Cobalah tidur pada waktu yang sama setiap malam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here