Menurunkan Berat Badan dengan Diet Pegan, Gabungan Paleo Dan Vegan

0
131
Anna Pelzer 472429 Unsplash
Anna Pelzer 472429 Unsplash

SPESIAL.NET – Menurunkan Berat Badan dengan Diet Pegan, Gabungan Paleo Dan Vegan. Diet pegan adalah gabungan dari dua metode diet populer, yaitu diet paleo dan diet vegetarian (vegan). Ide mengenai diet pegan ini dicetuskan oleh Dr. Mark Hyman, Direktur Medis di Cleveland Clinic Center for Functional Medicine, pada tahun 2015. Menurut Hyman, diet pegan dapat meningkatkan kesehatan dengan mengurangi peradangan dan menyeimbangkan kadar gula darah.

Namun, efektifkah diet pegan untuk menurunkan berat badan? Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai diet pegan sebelum memutuskan untuk menjalankannya.

Apa itu diet pegan?

Diet pegan menggabungkan prinsip-prinsip utama dari diet paleo dan diet vegan berdasarkan pada anggapan bahwa makanan yang kaya gizi dan makanan utuh dapat mengurangi peradangan, menyeimbangkan gula darah, dan mendukung kesehatan yang optimal. Terlepas dari namanya, diet pegan ini unik dan memiliki seperangkat pedoman sendiri. Faktanya, aturan dalam diet ini tidak terlalu membatasi jika dibandingkan dengan diet paleo atau diet vegan.

Penekanan utama menu yang dianjurkan terletak pada sayuran dan buah-buahan, asupan daging dan ikan diperbolehkan, namun dalam jumlah kecil hingga sedang, biji-bijian dan beberapa kacang-kacangan juga diperbolehkan. Gula, minyak, dan biji-bijian olahan tidak dianjurkan, tetapi masih dapat diterima dalam jumlah yang sangat kecil. Diet ini bertujuan agar Anda dapat mengikutinya dalam jangka panjang.

BACA JUGA:  Langkah Mudah Cara Menghilangkan Bau Ketiak Dalam Sekejap

Makanan apa saja yang dapat dikonsumsi?

Diet pegan menitikberatkan bahwa Anda harus mengonsumsi makanan utuh dan menghindari makanan yang telah mengalami banyak proses pengolahan, seperti makanan dalam kemasan.

  • Perbanyak konsumsi sayuran dan buah

Kelompok makanan utama dalam diet pegan adalah sayuran dan buah. Anda harus mengonsumsi sayuran dan buah setidaknya 75% dari total asupan harian. Anda dapat menikmati semua jenis sayuran dan buah dengan angka indeks glikemik di bawah 69 seperti bayam, brokoli, apel, jeruk, atau buah persik.

  • Pilih dengan bijak sumber protein hewani Anda

Ingatlah bahwa karena 75% dari menu makanan diet ini harus terdiri dari sayuran dan buah, kurang dari 25% sisanya untuk protein hewani. Dengan demikian, Anda akan memiliki asupan daging yang jauh lebih rendah daripada diet paleo pada umumnya, tetapi masih lebih tinggi daripada pada pola makan vegan. Daging yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat sedang menjalankan diet pegan adalah daging yang diberi makan rumput. Anda juga bisa memilih untuk mengonsumsi ikan dengan kandungan merkuri yang rendah, seperti ikan salmon.

  • Pilih makanan yang mengandung lemak baik

Lemak juga penting untuk kesehatan tubuh Anda. Namun, Anda harus bijak dalam menentukan makanan yang dikonsumsi. Makanan yang mengandung lemak baik dapat Anda konsumsi saat sedang menjalani diet pegan, seperti kacang-kacangan, minyak zaitun, alpukat, minyak kelapa, telur yang mengandung omega 3, dan sebagainya.

  • Biji-bijian tertentu diperbolehkan untuk dikonsumsi
BACA JUGA:  Diet Paleo, Rahasia Sehat Manusia Purba, yang Dapat Membantu Menurunkan Berat Badan

Meskipun sebagian besar biji-bijian dan kacang-kacangan tidak dianjurkan pada diet pegan karena potensi mereka untuk memengaruhi gula darah, namun beberapa biji-bijian dan kacang-kacangan yang bebas gluten diizinkan dalam jumlah terbatas. Asupan biji-bijian tidak boleh melebihi 1/2 cangkir (125 gram) per porsi, sedangkan asupan kacang-kacangan tidak boleh lebih dari 1 cangkir (75 gram) per hari. Beberapa biji-bijian dan kacang-kacangan yang bisa Anda makan di antaranya beras hitam, quinoa, oat, buncis, kacang hitam, dan kacang pinto.

Makanan apa yang harus dihindari?

Pada dasarnya, diet pegan melarang Anda untuk mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan gula dan makanan yang melalui banyak proses pengolahan, seperti makanan kemasan. Produk olahan susu, seperti susu sapi, yoghurt, dan keju tidak dianjurkan untuk dikonsumsi. Namun, susu kambing masih diizinkan dikonsumsi dalam jumlah yang terbatas. Selain itu, biji-bijian dan kacang-kacangan yang mengandung gluten juga tidak diizinkan. Anda juga harus menghindari gula dan berbagai minyak olahan, seperti minyak kanola, minyak kedelai, minyak bunga matahari, dan minyak jagung. Hindari juga makanan yang mengandung zat adiktif, seperti bahan pewarna dan perasa buatan, bahan pengawet, dan zat adiktif lainnya.

Manfaat diet pegan

Selain untuk menurunkan berat badan, diet pegan juga memiliki manfaat lain untuk kesehatan. Buah-buahan dan sayuran adalah beberapa makanan yang bergizi karena kaya akan serat, vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya yang dapat mencegah penyakit, mengurangi stres, dan peradangan. Diet pegan juga menekankan Anda untuk mengonsumsi lemak baik dari ikan, daging, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang dapat memberikan dampak positif untuk kesehatan jantung.

BACA JUGA:  6 Alasan Berat Badan Anda Tidak Turun Ketika Menjalankan Diet Rendah Karbohidrat

Selain itu, diet ini juga merekomendasikan Anda agar mengonsumsi makanan utuh dan menghindari makanan olahan. Mengonsumsi makanan utuh diketahui dapat meningkatkan kesehatan Anda dan mencegah terjadinya penyakit berbahaya seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker.

Diet pegan dinilai efektif menurunkan berat badan untuk jangka waktu yang panjang karena pembatasan konsumsi gula dan makanan olahan. Diet ini dapat dicoba untuk Anda yang ingin memulai menjalankan pola hidup sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here