7 Fakta Kelebihan Hingga Kekurangan dari Honda PCX 150 Hybrid

0
197
2560 3000 800x445
2560 3000 800x445

Menjadi motor matic hibrida satu – satunya yang pernah dihadirkan di Indonesia. Motor matic ini pertama kali diluncurkan pada April 2018 lalu di gelaran acara Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018.

Walaupun sudah dirilis hampir setengah yang lalu, PT AHM (Astra Honda Motor) menilai masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengenal tentang teknologi dari Honda PCX Hybrid, bahkan masih banyak masyarakat yang mengklaim teknologi motor ini hanya menghemat bahan bakar.

Untuk mengetahui seperti apa motor matic Hybrid pertama di Indonesia ini kita akan membahas tentang fakta mulai dari kelebihan hingga kekurangan dari motor matic canggih ini.

  1. Memiliki Sistem Motor Assist

Beda dari Honda PCX versi standar, ACG starter membuat motor ini senyap ketika akan dihidupkan, juga berfungsi untuk memicu tenaga atau bisa dibilang motor assist.motor assist ini dibantu oleh perangkat lain yakni power drive unit (PDU) sebagai otak dari dari sistem hybrid, dan baterai li – ion 50,4 volt untuk menghantarkan energi ke AGC starter sehingga mampu berputar lebih cepat (menghasilkan motor assist), dengan adanya ACG starter, torsi akan meningkat hingga 20 – 30 persen.

          Cara kerjanya, saat tuas gas motor dibuka secara spontan, PDU akan mengatur bukaan throttle, putaran mesin pada motor assist pada ACG starter akan berputar lebih cepat, torsi pun akan meningkat. Disaat bersamaan, tenaga baterai akan terserap menuju ACG starter dan energinya akan berkurang, saat tuas gas dilepas, PDU akan mengatur untuk mengisi daya ulang baterai.

2. Tenaga dan Torsi Bertambah

Mesin Honda PCX Hybrid ini memiliki tenaga maksimum 14,5 HP pada 8.500 rpm serta torsi 13.3 Nm pada 6.500 rpm, sedangkan untuk motor listriknya berupa ACG starter dapat mengeluarkan tenaga 1,8 HP pada 3.000 rpm serta torsi 4,3 Nm pada 3.000 rpm. Saat motor assist aktif, pada putaran mesin 3.00 rpm, tenaga mesinnya akan bertambah menjadi 1.8 HP, pada saat yang bersamaan, torsi pun bertambah menjadi 4,5 Nm.

3. Bahan Bakar menjadi lebih irit 3 persen

Adanya sistem hybrid, teknologi bukan untuk mengejar efisiensi bahan bakar, Presiden Direktur PT AHM Toshiyuki Inuma mengakui bila efisiensi bahan bakar akan meningkat 2 hingga 3 persen dan sisanya akan lebih terasa pada performa mesinnya agar lebih bertenaga.

Walaupun hanya naik 2 hingga 3 persen, efisiensi pada putaran ACG starter yang dibantu oleh baterai li – ion, membuat putaran crankshaft bertambah, begitupun dengan fly wheel (roda penerus) akan memutar lebih cepat.

4. Umur Baterai Lithium – Ion Mencapai 8 tahun

           “ini tahannya 8 tahun, tapi setelah 5 tahun pemakaian, baterai akan mengalami penurunan kualitas sama seperti baterai handphone, jadi ketika di cas ulang tidak akan bisa sampai full lagi, namun tetap memberikan performa yang sama seperti kondisi awalnya’ tutur Endro.

5. Dibanderol Dengan Harga Rp 40 jutaan

Untuk harga sendiri Honda PCX 150 Hybrid ini dibanderol dengan harga yang cukup tinggi yakni di angka 40 jutaan, itu artinya motor ini lebih mahal jika dibandingkan dengan harga Honda PCX standar. AHM sendiri menargetkan motor ini dapat menjual 2.000 unit per tahunnya atau 160 – an unit perbulannya.

6. Memiliki 3 Drive Mode

Berbeda dengan Honda PCX versi standar, Honda PCX Hybrid ini memiliki tiga mode drive yang dapat dipilih pengendara yang sesuai dengan karakternya. Yang pertama ada D (Drive) mode, dalam mode ini pengendara akan merasakan performa yang lebih bertenaga karena motor assist dengan bahan bakar yang hemat. Kedua ada S (Sport) mode, mode ini akan menambah akselerasi lebih responsif dan bertenaga dibandingkan dengan mode drive tadi, hal ini karena adanya dukungan dari putaran ACG starter yang lebih cepat untuk menghantarkan tenaga ke mesin sehingga tenaga dan torsi lebih bertenaga.

           Terakhir adalah idling mode untuk memberikan sensasi berkendara seperti drive mode tetapi idling stop systemnya dimatikan.

7. Bagasi Tidak Terlalu Besar

Untuk urusan penyimpanan barang, Honda PCX Hybrid ini ternyata tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan Honda PCX standar. Hal ini karena bagasi bagian belakang digunakan untuk menyimpan baterai li – ion 50 volt. Sehingga yang tadi bagasinya berukuran 28.8 liter menjadi 23.2 liter, meskipun begitu dengan bagasi seluas itu masih bisa menyimpan helm full face sekalipun.

BACA JUGA:  Spesifikasi terbaru motor All New Honda Beat eSP 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here