Diet Mediterania Untuk Pemula: Hal-Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Memulainya

0
178
Close Up Cuisine Delicious 1516415
Close Up Cuisine Delicious 1516415

SPESIAL.NET – Diet Mediterania Untuk Pemula: Hal-Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Memulainya. Diet mediterania adalah pola makan yang mengikuti kebiasaan tradisional masyarakat di negara sekitar Laut Mediterania. Diet mediterania tidak memiliki aturan yang ketat. Anda direkomendasikan untuk mengonsumsi lebih banyak buah, sayuran, gandum utuh, kacang-kacangan, dan minyak zaitun. Ikan adalah sumber protein utama dibandingkan daging-dagingan. Produk susu boleh dikonsumsi dalam batas yang wajar. Telur boleh dikonsumsi sesekali, namun hindari mengonsumsi daging merah dan makanan olahan. Jika Anda baru ingin mencoba metode diet tertentu untuk menurunkan berat badan atau untuk sekadar menjaga kesehatan, maka diet ini sangat cocok untuk Anda.

Diet mediterania memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Selain dapat menurunkan berat badan, diet ini juga dapat menurunkan kadar kolesterol, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke, mengurangi risiko penyakit Parkinson dan Alzheimer, mencegah diabetes dan kanker, serta mengurangi depresi.

Cara Memulai Diet Mediterania

Berikut ini adalah beberapa tips untuk memulai diet mediterania dan mendapatkan manfaatnya.

  1. Ganti minyak pada masakan

ika Anda terbiasa memasak dengan minyak nabati atau minyak kelapa, beralihlah ke minyak zaitun. Minyak zaitun kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal yang dapat meningkatkan kolesterol HDL, yang merupakan jenis kolesterol baik. Kolesterol HDL mengangkut partikel LDL atau kolesterol jahat, keluar dari arteri. Anda dapat mengganti mentega menjadi minyak zaitun pada pasta atau tumisan sayur lainnya. Tambahkan juga minyak zaitun pada salah sebagai pengganti mayones.

  1. Perbanyak konsumsi ikan
BACA JUGA:  5 Buah-Buahan yang Cocok Dikonsumsi Saat Diet

Sumber protein utama dalam diet mediterania adalah ikan. Pilih ikan yang banyak mengandung omega 3, seperti ikan salmon, sarden, atau mackarel. Setidaknya, Anda harus mengonsumsi ikan satu kali dalam seminggu untuk mendapatkan manfaat dari diet mediterania ini. Anda bisa memasaknya dengan cara dipanggang atau dijadikan sup.

  1. Perbanyak konsumsi sayuran

Sayuran sangat penting saat Anda sedang menjalankan diet. Selain mengandung banyak nutrisi yang baik untuk tubuh, sayuran juga kaya akan serat yang dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Untuk memperbanyak konsumsi sayuran, Anda bisa mengganti camilan sehari-hari dengan potongan paprika, wortel, atau bahkan segenggam bayam yang dicampur ke dalam smoothie. Dengan begini, Anda bisa makan lebih banyak sayuran dalam sehari. Usahakan untuk mengonsumsi sayuran dan buah-buahan sebanyak 7-10 porsi setiap harinya.

  1. Ganti sumber karbohidrat menjadi gandum dan biji-bijian utuh

Ganti nasi putih atau pasta dengan biji-bijian utuh seperti quinoa, barley, dan oatmeal. Bahkan popcorn juga termasuk ke dalam biji-bijian utuh. Mengonsumsi biji-bijian utuh memiliki berbagai manfaat, mulai dari menurunkan kolesterol untuk menstabilkan gula darah hingga penurunan berat badan. Biji-bijian utuh juga tinggi vitamin B dan serat.

  1. Ganti camilan menjadi kacang-kacangan

Ganti camilan Anda menjadi kacang-kacangan, baik itu almond, kacang mete, atau pistachio. Salah satu studi di Nutrition Journal menemukan bahwa jika orang mengganti makanan ringan standar mereka (kue, keripik, atau kerupuk) dengan almond, diet mereka akan lebih rendah kalori, gula, dan natrium. Ditambah lagi, kacang-kacangan mengandung lebih banyak serat dan mineral, seperti kalium, daripada makanan ringan olahan.

  1. Nikmati buah-buahan sebagai makanan penutup
BACA JUGA:  Diet Kentang Selama 15 Hari Untuk Menurunkan Berat Badan

Jika Anda sedang mengidam makanan manis, buah-buahan dapat menjadi solusi yang baik. Buah-buahan merupakan sumber serat, vitamin, dan antioksidan yang baik bagi tubuh. Buah-buahan juga dapat dijadikan sebagai camilan menggantikan kue kering, es krim, dan makanan manis lainnya.

  1. Bijak mengonsumsi produk susu

Jika Anda sering menambahkan keju pada masakan Anda, mungkin Anda harus memikirkannya lagi ketika sedang menjalankan diet mediterania. Jika Anda harus menambahkan keju, pilih keju yang beraroma kuat, seperti feta atau parmesan dalam jumlah yang kecil. Hindari juga yogurt yang mengandung gula dan memiliki rasa, sebaiknya pilih yogurt tanpa rasa untuk dikonsumsi.

Nikmati makanan Anda secara perlahan untuk mendapatkan hasil yang optimal dari diet mediterania ini. Makan secara perlahan membuat Anda dapat mengontrol perasaan lapar dan menghindari Anda untuk makan secara berlebihan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here