Makanan dengan Reputasi Buruk yang Justru Baik Untuk Kesehatan

0
170
Adult Article Assortment 1496183
Adult Article Assortment 1496183

SPESIAL.NET – Makanan dengan Reputasi Buruk yang Justru Baik Untuk Kesehatan. Saat sedang menjalani program diet, ada banyak makanan yang masuk ke dalam daftar terlarang untuk dikonsumsi. Padahal, beberapa makanan yang mendapatkan label buruk ini justru bisa membantu Anda dalam menurunkan berat badan. Berikut ini adalah beberapa makanan ‘buruk’ yang justru bisa membantu program penurunan berat badan Anda.

  1. Pisang

Pisang memiliki reputasi yang buruk untuk menurunkan berat badan. Hal itu dikarenakan satu buah pisang mengandung sekitar 27 gram karbohidrat dan 14 gram gula. Paling tidak ada 105 kalori dalam satu buah pisang. Apalagi gula dalam pisang dalam bentuk fruktosa, jenis gula sederhana yang mudah dicerna dan bisa meningkatkan kadar gula darah dan menguras insulin. Namun ternyata, justru buah pisang sangatlah cocok dimasukkan ke dalam menu diet. Hal itu karena pisang memiliki gula alami, bukan gula buatan dan olahan pabrik yang buruk untuk tubuh. Ditambah lagi kandungan nutrisi lain seperti kalium, serat, vitamin C dan B6 serta antioksidan yang punya sifat anti-inflamasi dalam pisang, membuatnya menjadi buah yang patut dimasukkan dalam menu diet.

  1. Sayuran kaleng

Anda tentu sering mendengar bahwa makanan yang dikalengkan adalah makanan yang kurang sehat. Hal ini karena sebagian besar makanan yang dikalengkan memiliki kandungan bahan pengawet yang kurang baik untuk kesehatan. Namun, ternyata beberapa jenis makanan, utamanya sayuran, justru lebih sehat jika dikonsumsi dalam bentuk kalengan. Hal ini dikarenakan proses pengalengan bahan makanan dalam industri ternyata bisa memberikan dampak yang baik untuk kandungan gizi pada bahan makanan.

  1. Cokelat hitam
BACA JUGA:  Ingin Menurunkan Berat Badan dengan Mudah? Inilah Beberapa Trik yang Perlu Anda Ketahui

Salah satu makanan manis yang banyak digemari adalah cokelat. Ternyata dalam sebuah cokelat hitam terdapat berbagai macam kandungan seperti vitamin C, vitamin E, zat besi, kalsium, magnesium dan lain sebagainya. Di dalam cokelat hitam terdapat kandungan lemak yang lebih rendah dibanding jenis cokelat lainnya. Tak hanya itu, cokelat hitam juga memiliki kandungan serat yang dapat membuat seseorang merasa kenyang lebih lama. Hal ini tentunya membuat cokelat hitam menjadi camilan alternatif bagi Anda yang sedang menjalankan program diet.

  1. Kopi

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, kafein dalam kopi dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh dan meningkatkan pembakaran lemak. Dalam hal ini, kafein meningkatkan penggunaan energi, bahkan ketika Anda sedang beristirahat. Selain itu, kafein juga dapat menurunkan nafsu makan meski untuk waktu yang singkat. Namun, pastikan untuk tidak menambahkan gula, krim, atau pemanis buatan ke dalam kopi karena dapat meningkatkan kalori yang masuk ke dalam tubuh.

  1. Pasta

Saat sedang menjalankan program diet, karbohidrat merupakan makanan yang dilarang, salah satunya adalah pasta. Tetapi, sebuah studi baru menunjukkan bahwa asumsi makan pasta akan menambah berat badan itu bisa menjadi tidak berdasar. Dibuktikan dari 30 percobaan terkontrol acak yang melibatkan 2.488 peserta yang makan pasta sekitar 3 kali seminggu daripada karbohidrat lain, sementara juga menjaga diet indeks glikemik rendah. Diet GI rendah didasarkan pada konsep indeks glikemik, yang mengurutkan makanan pada tingkat di mana terjadi proses pemecahan di dalam tubuh untuk membentuk glukosa. Dan pasta memiliki indeks glikemik rendah, yang berarti peningkatan kadar gula darah lebih kecil dari karbohidrat olahan lainnya, seperti nasi dan roti putih. Hanya saja, saat sedang menjalankan program diet, Anda perlu menyeimbangkan konsumsi pasta dengan makanan sehat lainnya, seperti sayuran, ikan salmon, atau daging ayam tanpa lemak. Hindari penggunaan mentega atau garam terlalu banyak. Sebagai gantinya, Anda bisa menambahkan minyak zaitun dan juga rempah-rempah untuk menambahkan rasa.

BACA JUGA:  Tips Menurunkan Berat Badan dengan Cuka Sari Apel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here