Menikmati Sate Lisidu Yang Merupakan Sate Legenda di Surabaya

0
281
Tripadvisorcoid
tripadvisor.co.id

Spesial.net – Jika berkeliling ke Surabaya, direkomendasikan untuk menyantap menu satu ini. Sate Lisidu berbeda dengan sate-sate lainnya. Rasa dan dagingnya diakui enak pleh Istana Negara. Sate yang terbuat dari daging ayam betina pilihan ini merupakan menu wajib setiap acara di Istana Negara. Daging ayam betina ini dipilih dengan yang berkualitas baik, sehingga daging yang dihasilkan adalah daging yang empuk dan tidak alot sama sekali. Penyajian sate pun tetap sama seperti yang lainnya, baik dengan bumbu kacang atau bumbu kecap. Hanya saja penggunaan dagingnya yang berbeda. (hardrockfm.com)

Umumnya, sate terbentuk dari potongan daging. Tiap tusuknya terdiri dari 4-5 potong daging. Kemudian sate langsung dibakar di atas bara api. Sate Lisidu hadir dengan potongan berbentuk pipih. Sebelum dibakar, sate dimasak terlebih dahulu dengan campuran rempah supaya bumbu meresap hingga ke dalam. Tiap tusuk sate terdiri hanya dari satu bagian ayam saja. Jadi Anda bisa memilih bagian tertentu seperti bagian paha, dada, kulit, atau jeroan. Nasi dan lontong siap menemani pilihan makan bersama sajian sate. Bumbu kacang yang terasa istimewa di lidah ternyata terbuat dari kacang pilihan. Olahan kacang Tuban telah melalui proses sangrai dan digiling secara sempurna.

Sate ayam Lisidu bermula dari kreasi Alm. Istianto pada 1997, Ayahanda Elgi. Nama Lisidu terinspirasi dari plat nomor sebuah kendaraan sebuah Kijang Rover berwarna silver keluaran tahun 1997 milik Istianto. Plat kendaraan itu memang jika dibaca menjadi Lisidu, asalnya dari L 1551 DU. (minumkopi.com)

Beberapa review mengenai sate legenda yang satu ini. (sayalapar.com)

Henry Asmoro

BACA JUGA:  Harga dan Review Nasi Bebek Sayang Anak Cak Yudi Surabaya

“Sate lisidu adalah salah satu sate premium yang ada di surabaya, atmosfer rumah adalah yang pertama kali kita temui kala memasuki rumah makannya, mungkin sesekali anda akan ditemui oleh seseorang berambut panjang yang dkuncir, ya ini si empunya sate lisidu, sesekali hangat menyapa pelanggannya, soal sate sudah tidak diragukan lagi selain sate yang waktu pembakaran tidak mengeluarkan asap dan bersihnya sate waktu dibakar adalah ciri khas dari rumah makan sate ayam lisidu, memang dipilihnya daging ayam kampung yang dibersihkan lemaknya inilah yang menyebabkan sate ayam lisidu minim asap waktu pembakaran, disertai dengan banyaknya pilihan sate (dari berbagai bagian) ayam seperti sate brutu, sate kulit, sate ati-ampela, sate paha dan yang penting bagian dada, serta sate telor (uritan) yang dipadukan dengan bumbu khas lisidu dan pemilihan bahan berkualitas untuk bumbu kacang mentasbihkan bahwa sate lisidu memang untuk kelas menengah/premium. Dengan harga yang sesuai anda pasti tidak kecewa dengan sate lisidu yang rendah lemak, bersih dari gosong pembakaran, bumbu rendaman, bumbu kacang yang enak dan sate ini direkomendasikan untuk dicoba suatu hari, pilihlah menu yang tidak biasa, seperti sate brutu atau uritan, pasti makan sate anda akan terlihat beda.”

Yuni White

“Sate ayam lisidu pancen uueenakk, Yang paling berkesan dari sate ayam lisidu ini yaitu potongan daging ayam tusuk nya lebih besar dari yang pernah saya jumpai, serta potongan ayamnya tidak berlemak. Full of chicken meat. Ada pilihan bumbu kecap dan bumbu kacang. Meski didepan jalan raya tapi Dari luar tempat ini tidak terlihat seperti restoran pada umumnya, karena lokasinya sebuah rumah. Patut di coba nih foodlovers!!!

 

BACA JUGA:  Ratusan Menu Kuliner Yang Bisa Kamu Nikmati di Food Junction Surabaya

==

Beberapa info menarik tentang Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here