Kopi Bisa Mempercepat Penurunan Berat Badan? Ini Faktanya!

0
139
Beans Black Coffee Caffeine 867470
Beans Black Coffee Caffeine 867470

SPESIAL.NET – Kopi Bisa Mempercepat Penurunan Berat Badan? Ini Faktanya! Beberapa orang memiliki hubungan yang erat dengan kopi. Ada yang harus mengonsumsi kopi setidaknya 2 cangkir agar dapat produktif beraktivitas di pagi hari, dan ada juga yang bahkan tidak pernah menyentuhnya sama sekali. Survei Sosial Ekonomi Indonesia mengungkapkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata konsumsi kopi hingga 5,42 persen di Indonesia. Hal ini didukung dengan hasil Riset Kesehatan Dasar yang menunjukkan bahwa 31 persen penduduk Indonesia yang berusia lebih dari 10 tahun mengonsumsi kopi lebih dari 1 kali dalam sehari.

Namun, ketika berbicara mengenai penurunan berat badan, ada yang mengatakan kopi dapat membantu menurunkan berat badan dengan cepat. Benarkan demikian? Berikut penjelasannya.

Kopi Untuk Menurunkan Berat Badan

Beberapa mengatakan alasan bahwa kopi dapat membantu menurunkan berat badan adalah karena efeknya yang bisa meningkatkan suhu tubuh. Suhu tubuh yang tinggi dapat membuat metabolisme meningkat, yang berarti dapat mempercepat proses pembakaran lemak dan kalori. Selain itu, kopi juga bisa menekan nafsu makan Anda. Hal ini sesuai dengan suatu penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 yang mengungkapkan bahwa, orang yang minum kopi pada hari itu, makan lebih sedikit dibandingkan mereka yang tidak minum kopi.

Teori-teori tersebut akan benar-benar terbukti bila Anda tidak menambahkan gula pada kopi Anda. Penambahan gula tentu malah akan meningkatkan kalori yang Anda konsumsi.

BACA JUGA:  Konsumsi Yogurt Setiap Hari untuk Penurunan Berat Badan yang Konsisten

Efek Samping Kopi Untuk Tubuh

Selama diminum dengan takaran pas atau tak berlebihan, kopi punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, bahkan kalau dikonsumsi tiap hari. Umumnya, batas normal konsumsi kopi adalah 1-2 cangkir sehari, tergantung kondisi tubuh tiap orang. Untuk penderita asam lambung dan darah tinggi, mungkin konsumsinya perlu diperhatikan. Karena kopi bisa memicu kenaikan asam lambung dan tekanan darah.

Berdasarkan jangka waktu konsumsinya, mengonsumsi kafein sekali minum dan dalam jumlah yang melebih dosis yang dianjurkan dapat menyebabkan perasaan sangat gelisah, halusinasi, denyut jantung lebih cepat, hingga demam. Sedangkan konsumsi kafein secara terus menerus pada orang dewasa dapat menyebabkan perasaan gugup, cemas, gelisah, hingga tremor (gemetar pada anggota tubuh di luar kemauan). Perlu diketahui juga bila, kafein merupakan kandungan yang dapat menimbulkan efek ketagihan serta tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit jantungdiabetes, ibu hamil dan hipertensi.

Beberapa penelitian yang mengkaji kaitan kafein dengan penurunan berat badan lebih banyak dilakukan terhadap hewan percobaan, sehingga meragukan bila menyamakan hasilnya pada manusia. Beberapa studi yang sudah dilakukan terhadap manusia menunjukkan bahwa kopi dapat menurunkan berat badan, namun hanya sedikit. Untuk menilai keampuhan dan keamanan produk kopi untuk diet, masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

Sejumlah studi lain menunjukkan bahwa sekalipun mengonsumsi kafein dengan dosis tinggi, hasil penurunan berat badan juga kurang signifikan. Jadi, berhati-hatilah ketika mengonsumsi kopi untuk diet. Perhatikan asupan kafein harian Anda. Baik dari kopi, teh, soda, minuman berenergi, serta minuman dan makanan lain yang mengandung kafein. Pastikan tidak melebihi dosis yang dianjurkan, yaitu 400 miligram per hari.

BACA JUGA:  Pilihan Buah Untuk Menurunkan Kolesterol yang Ampuh

Mengingat efektivitas produk kopi untuk diet yang belum terbukti ampuh dan aman, lebih baik fokuskan diri Anda pada cara sehat dalam penurunan berat badan. Anda bisa menerapkan pola makan sehat dengan gizi seimbang, jangan melewatkan sarapan pagi, perbanyak minum air putih, konsumsi makanan tinggi serat seperti buah dan sayuran, dan yang tidak kalah penting, rajin berolahraga. Hindari juga makanan berlemak, makanan olahan, serta batasi minuman yang mengandung gula berlebih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here