Surat Pemanggilan KPK Untuk Pemeriksaan Tito Karnavian Ternyata HOAX

0
122
Tito Karnavian IG
Tito Karnavian IG

SPESIAL.NET – Surat Pemanggilan KPK Untuk Pemeriksaan Tito Karnavian Ternyata HOAX Belum lama ini di media sosial dan beberapa media chatting seperti WhatsApp beredar luas salah satu foto pemanggilan yang dilakukan oleh pihak KPK untuk Tito karnavian di mana surat pemanggilan tersebut langsung menjadi perbincangan hangat netizen di media sosial Apakah kapolri Jenderal Tito karnavian benar-benar panggil ataukah tidak oleh pihak Komisi Pemberantasan Korupsi dan ternyata setelah diklarifikasi oleh pihak yang terkait, pernyataan surat panggilan untuk Tito karnavian adalah berita hoax alias kabar bohong.

Surat pemanggilan pemeriksaan dari KPK untuk Tito karnavian yang beredar luas melalui grup WhatsApp ternyata hal tersebut adalah berita hoax yang tidak benar seperti yang diungkapkan oleh Bambang di gedung Nusantara 3 kantor DPR Jakarta Pusat, di mana Bambang menegaskan apabila hal tersebut menjadi sebuah politik yang tidak baik untuk membuat suasana semakin gaduh dan menjadi sebuah teori konspirasi supaya indonesia terus memanas. Dirinya menegaskan, apabila surat panggilan KPK untuk Tito karnavian adalah hoax dan tidak benar.

Seperti diketahui apabila Belum lama ini beredar luas selembar surat di beberapa grup WhatsApp tepatnya pada hari Jumat 26 oktober 2018 yang mengatasnamakan dari pihak KPK di mana Di dalam surat edaran tersebut pihak KPK memanggil Tito karnavian supaya diperiksa sebagai tersangka atas kasus korupsi yang dilakukan oleh petinggi CV Sumber laut dan uniknya tulisan tersangka di dalam postingan grup WhatsApp tersebut sengaja ditebalkan.

Di dalam surat tersebut pihak KPK meminta kepada Tito karnavian supaya datang pada hari Jumat 2 November 2018 sekitar jam 10.00 wib dimana pihak KPK menjerat Tito karnavian melalui pasal 12 huruf a terkait gratifikasi namun sangat disayangkan ternyata surat edaran tersebut bisa diidentifikasikan berita hoax dikarenakan ada sesuatu yang aneh di mana pada bagian tanggal surat tertulis bukan Hari Jumat 26 oktober akan tetapi hari Senin 29 Oktober 2018.

BACA JUGA:  Sejarah Penetapan 24 Oktober Sebagai Hari Dokter Nasional, Wajib Anda Ketahui

Ketua DPR Bambang soesatyo menegaskan kepada awak media apabila dirinya meminta kepada pihak kepolisian supaya secepatnya mengusut terkait edaran surat palsu kPK untuk Tito karnavian melalui grup WhatsApp dirinya mempercayai apabila Badan Intelijen Negara sudah mempunyai teknologi yang sangat mumpuni untuk menelusuri siapa yang menyebarkan pertama kali berita hoax tersebut.

Bambang meminta apabila hal tersebut secepatnya harus di tangani oleh pihak terkait dikarenakan sudah sangat meresahkan untuk masyarakat dan bisa menimbulkan perpecahan dan pertikaian di media sosial.

Seperti diketahui apabila surat edaran palsu KPK untuk Tito karnavian sekarang ini sedang diusut oleh Direktorat tindak pidana siber bareskrim Polri di mana polisi dipastikan akan memburu Siapa saja pelaku yang sudah menyebarkan surat panggilan hoax untuk tito karnavian melalui media sosial maupun WhatsApp.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here