5 Fakta Menarik Mengenai Film Animasi Battle of Surabaya

0
169
Screenshot 6
Battle of Surabaya

Spesial.net – Jika anda ditanya mengenai film animasi favorit mungkin yang terbayang adalah film animasi dari Jepang seperti Doraemon, Dragon Ball, atau film-film animasi box office Amerika seperti Big Hero 6,  Toy Story dan sejenisnya. Tetapi, siapa sangka bahwa Indonesia juga mampu memproduksi sebuah film animasi 2D dengan kualitas gak kalah hebat dengan produksi luar negeri, yaitu Battle of Surabaya. Sesuai dengan judul, film ini berlatarkan pada masa pra dan pasca kemerdekaan Indonesia di Kota Surabaya dimana anda ketahui bahwa peristiwa bersejarah terjadi di kota ini dan berhasil dijuluki kota pahlawan.

Film ini menceritakan petualangan Musa, remaja tukang semir sepatu yang menjadi kurir bagi perjuangan pejuang arek-arek Suroboyo dan TKR dalam peristiwa pertempuran dahsyat 10 November 1945 di Surabaya.

Cerita dibuka dengan visualisasi dahsyat dari pengeboman kota Hiroshima oleh Sekutu yang menandakan menyerahnya Jepang. “Indonesia merdeka, itu yang kudengar di RRI, Jepang menyerah!”, kata Musa. Tetapi langit Surabaya kembali merah dengan peristiwa Insiden Bendera dan kedatangan Sekutu yang ditumpangi oleh Belanda. Belum lagi gangguan oleh beberapa kelompok pemuda Kipas Hitam yang dilawan oleh Pemuda Republiken. Residen Sudirman, Gubernur Suryo, Pak Moestopo, Bung Tomo dan tokoh-tokoh lain membangkitkan semangat arek-arek Suroboyo & pemuda Indonesia bangkit melawan penjajahan.

Musa dipercaya sebagai kurir surat dan kode-kode rahasia yang dikombinasikan dengan lagu-lagu keroncong dari Radio Pemberontakan Rakyat Indonesia yang didirikan Bung Tomo. Berbagai peristiwa dilalui Musa sebagai kurir, kehilangan harta dan orang-orang yang dikasihi menjadi konsekuensi tugas mulia tersebut. (wikipedia.co.id)

Nah, berikut beberapa fakta mengenai film animasi Battle of Surabaya yang pastinya membuat anda berdecak kagum. (goodnewsfromindonesia.id)

Diputar di seluruh bioskop tanah air

BACA JUGA:  Rekomendasi Film Yang Dibintangi oleh Maia Estianty

Ya, film Battle of Surabaya saat itu diputar serentak di seluruh jaringan bioskop di Indonesia. Sayangnya tidak semua kota di Indonesia telah mempunyai bioskop sehingga banyak masyarakat yang belum menonton film ini. Sebenarnya MSV Studio sebagai production house-nya menyediakan fasilitas bioskop di tempat mereka bagi yang ingin menontonnya.

Dibuat oleh kurang lebih 150 animator lokal, beserta tim sound dan editting

Animasi layar lebar merupakan hal baru bagi Indonesia. Tidak banyak production house yang bersedia memproduksi film animasi layar lebar untuk tujuan komersil. MSV Studio sangat berani mempekerjakan 150 orang animator termasuk tim sound dan editing untuk memproduksi debut ini.

Bisa mengenal sejarah Indonesia dengan menonton film animasi ini

Sejarah sering dianggap hal yang membosankan, karenanya sangat jarang film yang mengambil tema sejarah sebagai bahan filmnya. Berbeda dengan Battle of Surabaya yang mengambil setting waktu dan tempat nyata kejadian sejarah pada tahun 1945 yang dijadikan Hari Pahlawan di Indonesia.

Dirilis dalam versi Internasional via Amazon

Film Battle of Surabaya pada akhir tahun 2017 lalu dirilis ke masyarakat internasional dengan judul November 10th dalam versi Bahasa Inggris, melalui situs daring global yaitu Amazon.

Meraih berbagai macam penghargaan Internasional

Film Battle of Surabaya merupakan film animasi Indonesia satu-satunya yang memperoleh 12 penghargaan internasional (hingga artikel ini dimuat), salah satunya yang terbaru adalah Best Animation di Milan IFF 2017.

 

BACA JUGA:  Hidangan Pecel Lele ala Gourmet Kreasi Chef Ben Ungermann

==

Beberapa info menarik tentang Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here