Manfaat Coklat Tak Hanya Bikin Cerdas Tapi Bisa Cegah Pikun

0
273
Manfaat Coklat
Manfaat Coklat

SPESIAL.NET – Banyak orang beranggapan bahwa dibalik manfaat coklat yang besar tapi juga bisa membuat tubuh cepat gemuk. Benarkah demikian? Apakah benar juga coklat bisa mneingkatkan kecerdasan otak?

Siapa sih yang tak kenal coklat atau cokelat?! Bisa dikatakan semua orang sangat menyukai coklat, dari anak-anak hingga orang dewasa. Coklat juga merupakan jenis makanan paling universal dan paling terkenal di seluruh dunia. Selain dikonsumsi langsung, coklat juga merupakan bahan yang sangat fleksibel untuk diolah menjadi beragam menu maupun untuk bahan tambahan makanan lainnya.

Sebagai makanan yang sangat lezat, kandungan nutrisinya juga sangat tinggi. Dalam 100 gram coklat mengandung energi sebanyak 472 kilokalori, protein 2 gram, vitamin A 30 IU, vitamin B1 0,03 miligram, kalsium 63 miligram, dan zat besi 2,8 miligram. Yang menarik coklat tidak mengandung karbohidrat maupun lemak. Begitu juga kandungan vitamin C dan fosfor tidak ditemukan dalam makanan ini.

Selain itu coklat juga diketahui kaya dengan zat antioksidan yang cukup tinggi, bahkan setara dengan buah anggur merah. Coklat denganbanyak mengandung magnesium, riboflavin, niasin, dan zinc yang sangat penting untuk tubuh.

Beragam Manfaat Coklat untuk Otak

Dengan melihat komposisi nutrisinya, mengkonsumsi coklat sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, menurunkan risiko stroke, dan mengontrol tekanan darah. Coklat juga banyak dimanfaat di dunia kecantikan untuk melindungi kulit terhadap paparan sinar matahari.

BACA JUGA:  Diet Dopamin, Menjanjikan Penurunan Berat Badan dan Pikiran yang Bahagia

Tak sedikit penelitian yang membuktikan bahwa manfaat cokelat juga sangat baik untuk meningkatkan kecerdasan otak. Sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat juga menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi coklat secara rutin setidaknya sekali dalam sepekan memperlihatkan peningkatan kemampuan kognitifnya. Melalui tes yang dilakukannya, peningkatan kemampuan kognitif ini mencakup ingatan visual dan spasial, ingatan verbal, penalaran abstrak, pengorganisasian, scanning dan tracking, dan daya ingat secara umum.

Yang menarik, coklat tak hanya meningkatkan kecerdasan otak namun juga mampu mencegahnya dari pikun, demensia, dan serangan kanker. Seperti dibuktikan penelitian lainnya yang menemukan adanya perbaikan fungsi kognitif pada pasien dengan gangguan kognitif ringan (mild cognitive impairment) setelah mengkonsumsi coklat secara rutin. Gangguan kognitif ringan iniseringkali bisa berkembangkan menjaadi demensia atau pikun akibbat uzurnya usia.

Keampuhan coklat dalam mencegah penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia ini karena adanya flavonoid yang sangat tinggi dalam cokelat. Begitu juga dengan kandungan methylxanthines dalam coklat yang bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi. Cokelat juga diketahui mengandung kafein dan theobromine yang juga berguna untuk meningkatkan kesehatan mental dan menambah kewaspadaan.

Manfaat Coklat Bisa Cegah Pikun dan Penyakit Degeneratif Otak

Sebuah hasil penelitian lain seperti dikutip dari Jurnal Neurology menemukan manfaat coklat dalam mencegah demensia dan kelumpuhan otak. Dalam studi yang dilakukan terhadap beberapa orang berusia lanjut (sekitar 73 tahun) dan diminta minum coklat dua cangkir setiap hari selama sebulan memperlihatkan peningkatan kemampuan yang sungguh luar biasa. Saat dilakukan pemeriksaan, aliran darah ke otak mereka menjadi lancar dan mereka mampu menyelesaikan tes kognitif yang diberikan sampai tuntas.

BACA JUGA:  9 Hal yang Dapat Menghilangkan Lemak Perut yang Mengganggu

Kandungan flavanol dalam coklat ditengarai sebagai penyebab meningkatnya kinerja otak. Penelitian lebih lanjut tentang efek flavanol coklat membuktikan adanya peningkatan kemampuan otak puluhan pasien lanjut usia yang daya ingatnya melemah.

Setelah mengkonsumsi segelas minuman coklat (990 mg) setiap hari selama 8 minggu kemampuan otaknya menjadi jauh lebih baik ketimbang yang minum coklat kurang dari itu. Yang menarik, pasien berusia tua renta ini juga memperlihatkan peningkatan kelancaran dalam berbicara, daya ingat yang lebih kuat, dan tingkat konsentrasi yang lebih baik.

Hasil penelitian Annamaria Cimini yang dimuat dalam Journal of Cellular Biochemistry memperkuat bahwa polifenol kakao dan flavonol dalam coklat tidak saja bertindak sebagai antioksidan tetapi mereka mampu menangkal kematian neuron (sel otak). Hal inilah yang membuat besarnya manfaat coklat dalam melindungi otak terhadap demensia, Parkinson, Alzheimer, dan penyakit neuro degeneratif lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here